Followers

Rabu, 12 Mei 2010

:: bILa AkU bOLeH mEmiNtA pAdAMu TuHan ::

Bila aku boleh meminta padaMu Tuhan.. aku ingin saat itu kembali seperti dulu. Saat ketika aku bertemu dia. Saat ketika aku berkongsi suka duka bersamanya. Saat ketika aku menangis & tertawa bersama dia. Saat yang bisa meluluhkan hati kecil ini Ya Allah. Bagaimana harus aku tabahkan hati lagi andai saat-saat itu semakin menggasak kotak  jiwa yang suram ini??
Aku tak bisa melupakan dia. Sampai ke saat ini, hatiku menafikan segala takdirMu Ya Tuhan. Seakan aku takkan bisa melepaskannya walau ia sudah menjauhiku. Hatiku terlalu kuat untuk bersamanya. Walau aku tahu, aku sudah terdampar jauh dari hatinya. Hati ini Ya Allah.. hati ini.. tidak pernah merasai kehilangannya. Aku tahu.. takdir Tuhan kadang ingin menguji. Tapi ujian ini tak bisa untukku Ya Allah. Aku makin menyayanginya. Kasih sayang yang pernah aku berikan untuknya tidak pernah pudar biarkan kata PUTUS cukup sempurna terucap dari mulut beliau.
Berat hati melepaskan sesuatu yang sudah dimiliki. Hatiku runtun tatkala tangannya terlepas dari genggamanku. Kerna aku tahu tangan itu takkan pernah kembali padaku lagi. Air mata bukanlah nilai mengukur kekecewaan hati ini. Walau aku meraung, ia tidak dapat membasuh luka di hati. Hingga ke saat tinta ini dikarang, air mata masih membasah kelopak mata. Lemahnya aku dengan cinta. Jahilnya aku padaMu Ya Allah.
Sanggup aku menghukum diri untuk sesuatu yang bernama cinta kepada manusia. Aku silap Ya Allah.. aku tahu mencintai bukanlah syarat untuk memiliki tetapi aku masih ingkar dengan perasaan ini. Sesungguhnya.. aku takkan pernah lagi cuba untuk mencintai dan dicintai kerna aku takut akan PERPISAHAN ini. Andai takdirMu tiada cinta ADAM untukku, aku PASRAH kerna aku tahu cinta yang takkan pernah mengecewakan dan meninggalkan aku hanyalah cinta untukMu Ya Tuhan. Tuhan.. ku pasrahkan untuk menerima semua jalan hidupku ini mengikut apa yang Kau tunjukkan jalan padaku.

Tiada ulasan:

Catat Ulasan

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...